Yuk, Cicipi Jajanan Manis Khas Makassar Ini!

 



Makassar yang dijuluki sebagai Kota Metropolitan dari Timur ini ternyata mempunyai beragam jajanan khas yang tidak boleh kamu lewatkan, loh. Misalnya saja, jajanan manis yang pastinya disukai oleh semua kalangan, mulai dari yang muda hingga tua. Rasanya tidak perlu diragukan lagi! Pasti akan membuat lidahmu bergoyang. Untuk itu, jika kamu sedang mencari rekomendasi restoran di Makassar, maka jangan lupa cari restoran yang menyajikan jajanan manis tersebut, ya.

Lantas, jajanan manis apa saja yang perlu kamu cicipi saat di Makassar? Yuk, cek daftarnya!

1. Biji Nangka. 

Biji nangka? Memang biji nangka bisa dimakan? Meskipun bernama biji nangka, kue tradisional ini sama sekali bukan terbuat dari nangka, melainkan berbahan dasar kentang dan kenari. Camilan ini dinamakan biji nangka karena bentuknya yang mirip seperti biji nangka. Kue tradisional ini berbeda dengan yang lain karena bahan dasarnya tidak menggunakan telur dan santan. Biasanya, kue biji nangka ini disajikan pada saat acara pesta adat orang Bugis.

2. Es Pisang Ijo. 

Jajanan yang satu ini cukup populer bahkan sampai ke luar Makassar. Kamu bisa dengan mudah menemukannya di tiap sudut kota di Makassar. Sajian ini dinamakan pisang ijo karena buah pisangnya dibalut dengan adonan tepung berwarna hijau yang berasal dari air daun suji atau pandan, kemudian dikukus hingga matang. Hanya dengan meminum es pisang ijo, dijamin kamu akan merasa kenyang dan puas.

3. Pisang Epe. 

“Epe” dalam bahasa Makassar mempunyai arti jepit. Seperti namanya, proses pembuatan pisang epe dimulai dari pisang raja yang dibakar kemudian dijepit menggunakan alat hingga pipih. Jajanan ini harus menggunakan bahan dasar pisang raja supaya pisang tidak mudah lembek. Selain itu, pisang raja juga mempunyai aroma yang khas dan rasanya manis sehingga mengenyangkan perut. Kamu dapat menikmati pisang epe dengan balutan cokelat, keju, hingga durian.

4. Putu Cangkir. 

Kue ini merupakan salah satu makanan tradisional khas Makassar dengan bahan dasar tepung beras, ketan, dan gula merah. Panganan ini dinamakan putu cangkir karena bentuknya yang mirip seperti cangkir. Selain gula merah, kamu juga akan menemukan putu cangkir yang berbahan dasar gula putih. Proses pembuatannya sendiri masih manual karena menggunakan uap air supaya adonannya mengeras.

5. Cucuru Bayao. 

Dalam bahasa Makassar, cucuru artinya kue dan bayao artinya telur. Kue ini berbahan dasar telur, gula pasir, dan kenari. Bentuknya bulat pipih dan berwarna kuning. Warna kuning ini didapat dari kuning telur yang digunakan untuk membuatnya. Warna kuning sendiri melambangkan kemuliaan, kemegahan, dan keagungan. Biasanya, jajanan satu ini sering kali disajikan di acara pernikahan adat Bugis.

Itulah jajanan manis khas Makassar yang tidak boleh kamu lewatkan saat berkunjung ke Makassar. Favoritmu yang mana? 





0 komentar:

Posting Komentar